Memaafkan

Barusan baca ini

http://www.detiknews.com/read/2008/08/11/164241/986640/10/diundang-sby-17-agustus-mega-pilih-rayakan-dengan-rakyat

Gw jujur awam dengan yang namanya politik, cuma kok kayaknya budaya memaafkan di negara kita sulit banget yah dilaksanakan, seinget gw selain megawati, gusdur pun ga pernah menghadiri upacara kemerdekaan di istana semenjak dia lengser. Apakah artinya ini??

Mungkin gw ga pernah di posisi sebagai seseorang yang diganti (kudeta) or apa deh, tapi itu bukan berarti kita kemudian membenci orang itu kan?? Atau gw masih terlalu polos untuk mengerti arti politik orang dewasa??

Ga ngerti deh…….

5 thoughts on “Memaafkan

  1. Dalem banget deh itu kayaknya.

    Gua juga lagi kesel banget nih ama temen gua. Gua tulis ditulisan gua yang judulnya Piss Off. Secara gua dari lingkungan yang beradab (di kampus) yang mengerti benar arti waktu, tiba-tiba gua mesti diperhadapkan dengan lingkungan orag-orang priok, gua bener-bener jadi bingung gimana caranya menghadapi orang-orang dengan tipe baru nurut gua. Piuuuhh…

  2. Soeharto jg smpe akhir hayatnya gak maafin Habibie. Mega jg gak tau deh ngambeknya sm siapa. Yg pasti pas dia jd Presiden gak pnh ngomong, pas 1 thn belakangan jd doyan protes thd pemerintahan, biasa lah mau PEMILU… politik mah busuk, jgn mau terjun ke situ klo ga kuat iman, heuheuehue..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s