Contructive Feedback, Another Culture Shock in Sweden

Disclaimer : Tulisan ini hanya opini pribadi, semua tulisan yang berkaitan dengan nama perusahaan, negara etc merupakan opini pribadi menurut penulis.

“Kamu terlalu egois”
“Kamu orangnya pelit bagi ilmu”
“Kamu orangny self centris”

Mendengar kata-kata tersebut tentu membuat kita jadi males kan untuk mendengar constructive feedback orang lain terhadap diri kita.
Dulu waktu jaman saya di indonesia, kayaknya bete banget klo ada orang ngomong kayak di atas, pengennya “gw tampol” deh tuh orang hahahahha

Naah, salah satu kultur bekerja di swedia adalah adanya constuctive feedback setiap akhir sprint.
Mungkin sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu apa itu sprint etc
Sistem bekerja di bidang software development adalah menggunakan Agile Ways of Working(at least si Iphone ama Google yang gw tau juga pake agile)
kebetulan di perusahaan saya, agile ini digabungkan dengan lean karena kita masih ada istilah deadline(untuk customer support), sehingga kombinasi antara Agile dan Lean-lah yang digunakan.
Dalam sistem ini, pekerjaan di kerjakan dalam Sprint time frame. Contoh gampangnya begini
Project Manager punya 10 backlog(tugas) yang harus di kerjaan dalam 1 project, mereka kemudian akan memberikan tugas ini ke team responsible. Ketika PM memberikan tugas ini, PM tidak memberikan deadline kapan tugas ini harus selesai, melainkan team yang akan memutuskan kapan pekerjaan ini harus selesai.
Team akan berdiskusi kira2 tugas yang diberikan akan selesai dalam berapa sprint(1 sprint = 3 weeks).
Di setiap sprint, kita akan mempunyai spint planning dan sprint review/retrospective. Di sprint review/retrospective ini, biasanya team akan berkumpul dan merefleksikan kira-kira apa yang bisa di improve dalam sprint yang sudah dilakukan, disinilah biasanya session constuctive feedback terjadi, dan kita harus bersiap-siap menerima constructive feedback dan menggunakan sebagai lesson learn.
Ohya, dalam 1 sprint(3 weeks) Kita juga punya 1 hari sebagai learning days, Dalam learning days ini, kita “TIDAK BOLEH” bekerja, melainkan kita harus belajar. Belajarnya bisa apa saja, baik itu teknikal, softskill, atau diluar pekerjaan.
Salah satu contohnya adalah saya selalu mendapat constructive feedback untuk meningkatkan kemampuan berbahasa swedia saya, namun skrng ampir 2 tahun saya di swedia, saya hanya bisa berkata
“Jag heter Indra” lebih dari itu?? No thank you very much hahaha
cuma saya cuek aja seh, karena saya lebih memilih untuk belajar LTE, Wifi, Perl, Java programing etc dalam learning days ini hehehe

Kembali ke topik utama mengenai constructive feedback.
Kanban Master(istilah team leader dalam Agile) saya kebetulan Irish dan Swedish.
Mereka sedari kecil dibiasakan untuk memberikan positive dan constructive feedback sehingga ketika mereka memberikan constructive feedback ke saya, saya tidak merasa tersinggung(apa karena inggris saya pas-pasan yah hahahaha jadi ga paham maksud yang tersiratnya wkwkwk)

Berikut sedikit contohnya
“Indra, you should be more active or i would say more proactive, don’ be too quite”
“Indra, you have very good responsible when performing your task, but please try to keep your pace on steady level”

Kira-kira anda bisa menebak tidak maksud tersiratnya???
Not for me at the beginning hahahaha
kayaknya emang skill bhs inggris gw pas-pasan kali yah wkwkwk
akhirnya saya memberanikan dri untuk tanya ke Kanban Master saya itu pa artinya, ternyata artinya adalah sbb :

“Indra, you should be more active or i would say more proactive, don’ be too quite”
katanya saya itu terlalu diam, cuma menjawab klo ditanya, cuma klo ada anggota team yang lagi ada masalah dan ga bertanya ke saya, biasanya saya cuek wkwkwk naah harusnya saya lebih proactive untuk membantunya karena kata dia “helping team to growth will make you growth even stronger”

“Indra, you have very good responsible when performing your task, but please try to keep your pace on steady level”
intinya seh jangan grasa grusu hahahaha sebenernya ini juga udah pernah dibilangin seh gw ama pak Bondan, beliau selalu berkata “one problem in a time” jadi klo ada masalah jangan semuanya mau disolved skrng, pilih 1 dulu, selesaikan baru lanjut ke problem berikutnya

Sebenernya masih banyak seh constructive feedback buat saya, cuma saya keep for myself ah, soalnya kan saya butuh buat pencitraan saya, secara i will be running for Governor Election in Cirebon Jawa Barat hahahahaha (ngarang banget deh gw wkwkwk)

Intinya adalah ketika kita memberika constructive feedback ini, cara penyampaiannya juga harus mengandung unsur respect, profesionalism, perseverence, (buat orang Ericsson harusnya familiar dengan ini hihihi)
karena salah cara penyampain, itu bisa berakibat fatal. Saya sendiri masih kesel sama salah satu senior saya di kuliah gara-gara dibilang “kamu cengengesan aja kayak bebek, bisa diem ga pas lagi praktikum tuh”
hahahaha back old memory wkwkkw

menurut saya nilai ini yang membuat E/// di sini agak unik, dan menurut saya nilai terbesar saya bergabung dengan EAB dalah dari sisi softskill seperti ini, karena klo teknikal saya masih tetep narik2 kabel dan cabut pasang board kok hahaha ketauan neh jauh-jauh keswedia cuma jadi kuli engineer wkwkwkw

Salam hangat dipagi yang dingin,
Indra

Comment dari teman

Yudi Budydaya Haridianto Not only ur company but I felt too when I was the other company in US. Jadi pengalaman itulah yg membawa perubahan cara kerja gw yg dulunya juga boleh dibilang suka diem kalo gak ditanya ato tau tp diem. That’s what they call it “Team work” if you working as team. Sebenarnya sdh ada dr dulu aja cuman di indo gak ada. Yang ada malah dibilang “sok tau” atau apalah. It’s good if you fell like that in the foreign management

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s