Negeri Impian..(Bagian Ketiga)

Disclaimer : Kesamaan atau kemiripan nama dalam cerita merupakan imajinasi penulis, tidak ada unsur kesengajaan atau “teasing” jika ada yang mempunyai nama yang sama

Seperti biasa Suhat menjadi bintang dalam kumpul-kumpul kali ini.
Dari para engineer di E///, suhat ini mempunyai bakat terpendam lainnya, salah satunya adalah menjadi penyanyi dan MC. (bukan MC dangdut yah hehehe)
Oleh karena kelihaian inilah, dia bisa membuat suasana dalam dinner kali ini tidak membosannya.
Joke-joke ringan dari suhat membuat kawan kawan lain tertawa terbahak-bahak, namun ini juga menyebabkan pengunjung lain memandang kita dengan sinis
Pengunjung lain : “duuuhh neh orang, berisik banget seh. Udah berasa neh tempat punya bokap nyokapnya aja :P”
temennya pengunjung lain : “tau tuh orang, eh tapi yang nyanyi itu keren loh suaranya. Trus yang satunya lagi juga aksennya keren, kayak bule-bule gt. Cakep lagi orangnya”(Ini menunjuk ke Indra(hahahah narcis banget yah wkwkwkw)
Pengunjung lain : “heheeh ya udah deh kita dengerin aja klo gt”

Pembicaraan “ngalor-ngidul” dalam dinner bersama trio kwek kwek semakin membulatkan tekad Indra untuk melihat Majapahit.
Hal ini dikarenakan Widya, Rani, Suhat dan Wibawa sangat mempromosikan Majapahit.
Buat Indra hal ini sangat aneh, karena Indra paham semangat nasionalisme bangsa Indonesia.
Pandangan bangsa Indonsia terhadap Malaysia/Singapore sangat berbeda dengan pandangan terhadap Majapahit.
Mungkin hal ini dikarenakan sifat bangsa Majapahit yang “humble”, sopan dan tidak memandang rendah bangsa lain.
Walaupun dari sisi pendapatan perkapita bangsa Majapahit sudah mencapai 150000 euro/tahun (Indonesia masih 18000 euro/tahun, Malaysia 25000 euro/tahun, Singapore 70000 euro/tahun)
namun bangsa Majapahit selalu menganggap bangsa Indonesia sebagai “big brother” instead of TKI/TKW country atau negara para pekerja.

Intinya, bangsa Majapahit sangat menghargai bangsa Indonesia.
Mungkin alesan inilah yang menyebabkan Indra berangkat ke Majapahit.
Hal ini karena Operator di Majapahit(Teleponsel, Majasat dan Axijapa adalah 3 operator besar di Majapahit)menginginkan agar engineer support yang datang ke negara mereka sebisa mungkin adalah bangsa Indonesia atau at least punya darah Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, request mereka ini langsung ditujukan kepada CEO E/// di swedia, sehingga Indra tidak ada option lain selain menerima tawaran ini.

Hal ini juga yang membuat Indra semakin penasaran kepada bangsa majapahit, mengapa mereka sangat menghargai Indonesia, selain itu juga indra ingin mengetahui mengapa mereka bisa begitu maju seperti sekarang.

Waktu sudah menunjukan pukul 11 Malam, Trio kwek kwek plus masih asik berbincang-bincang.
Tiba-tiba suara telepon wibawa berbunyi
Wibawa : “Yes Nar kenapa”
Nara : “Ada emergency yang perlu di eskalasi ke bapak. Ini VP T**l udah complain, minta ada action secepatnya”(T**l=salah satu penyedia layanan telekomunikasi:red)
Wibawa : “Dina widyaputri, temen loe neh, komplain gara-gara ada emergency. Bisa loe handle ga??
Indra : “wah jadi inget jaman di customer support, mesti bangun tengah malam untuk ngerjain emergency hehehe”
“Yawda klo gt, kita siap-siap pulang aja”

Selama perjalanan pulang, kemacetan masih melanda Jakarta walaupun waktu sudah menunjukan pukul 11.30 malam.

96793_macet-usai-hujan_663_382
Wibawa Anto dan Dina Widyaputri sendiri sibuk bertelepon ria dengan customer untuk masalah emergency yang sedang terjadi.
Indra menghela dalam hari
“hmmm… Ada beberapa hal yang tidak berubah dari negara tercinta ini”

Bersambung …….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s